CAPITAl303 - Kapolda
Metro Jaya membahas soal parkir liar di Jakarta yang semakin hari semakin meningkat,
hal itu di sampaikan langsung oleh Kapolda Metro Jaya saat memimpin rapat
analisis dan evaluasi (ANEV) di Polda Metro Jaya pada hari Senin ( 4 Juli 2022
).
Kapolda Metro Jaya memberi arahan khusus kepada Wadirlantas
Polda Metro Jaya untuk mengatasi kemacetan.
"Kemacetan-kemacetan itu Pak (Wadirlantas Polda Metro
Jaya)
coba diidentifikasi. Cari di mana titik-titik yang selalu macet tapi dianggap
menjadi sebuah kebiasaan. Padahal sebenernya macet itu bisa diurai," kata Kapolda
Metro dalam rapat ANEV yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Rabu (6 Juli
2022).
Kapolda Metro Jaya memberi contoh beberapa titik di
Jakarta yang setiap hari macet, menurut beliau itu bukan karena intensitas lalu
lintas yang tinggi.
"Contoh di sepanjang Jalan Suryo dan di sepanjang Jalan
Senopati, kalau bisa setiap hari diderek itu mobil yang parkir (sembarangan) di
depan," katanya.
Kapolda Metro Jaya menyarankan sanksi tegas bagi
parkir liar yang ada di jalan, bahkan menderek mobil – mobil yang parkir yang
bukan pada tempatnya.
"Kalau perlu ada posko lalu lintas bersama DLLAJR di
situ. Saya akan lihat mulai hari ini ke depan. Saya mau Anda taruh derek di
situ, Anda taruh anggota di situ, begitu ada yang parkir sembarangan,
tarik," seru Kapolda Metro.
"Macet kok dibiarkan. Nah di tempat lain juga
di Jaksel, Jakut, Jaktim khususnya di tempat-tempat yang sangat mengganggu
kepentingan umum," tambahnya.
Komando lebih lanjut dari Kapolda Metro Jaya untuk
Ditlantas Polda Metro Jaya, untuk lebih menyikapi secara serius
fenomena parkir liar ini.
"Saya minta teman-teman di lalu lintas sudah mulai berbicara
bagaimana mengurai kemacetan. Kalau macet karena volume bukan macet ya terjadi
peningkatan, nggak apa-apa. Tapi kalau macet karena memang parkir sembarangan,
padahal sudah ada pedestrian itu yang menurut saya harus kita tertibkan,"
pungkas Kapolda Metro.
